POLA ASUH (PARENTING) DALAM NOVEL SUSAH SINYAL KARYA IKA NATASSA & ERNEST PRAKASA (Sebuah Kajian Psikologi Sastra)
Keywords:
pola asuh, pola asuh permisif orangtua, anak, keluarga, komunikasiAbstract
Dalam penelitian ini peneliti berusaha mengungkap pesan moral seputar pola asuh (parenting) yang secara tersirat hadir dalam novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa ini. Melalui penerapan teori psikologi sastra dan pola asuh, peneliti menyimpulkan bahwa novel hasil saduran dari skenario asli film Susah Sinyal tersebut sangat mampu menyuguhkan aspek pendidikan pola asuh kepada para penikmatnya. Sasaran utama yang paling terasa adalah para orangtua yang hidup di era modern. Sebab orangtua di era ini lebih banyak menggunakan pola asuh permisif dibandingkan jenis pola asuh lainnya. Dari aspek pola asuh permisif tersebut peneliti menemukan banyak dampak negatif khususnya dalam hal komunikasi antara orangtua dan anak. Terlebih lagi jika pola asuh sang anak sudah sampai dialihkan ke pihak ketiga, dimana dalam novel ini ditujukan pada sang Oma. Sebagai penutup, peneliti juga ingin menambahkan dua buah pesan positif diantaranya komunikasi yang efektif dan quality time sebagai wadah untuk menetralisir kerenggangan komunikasi yang terjadi antar orangtua dan anak, jika saja pola asuh permisif sudah terlanjur diterapkan didalam keluarga.
Kata kunci: pola asuh, pola asuh permisif orangtua, anak, keluarga, komunikasi.
Downloads
References
Badrun, Ahmad. 1983. Pengantar ilmu sastra : (Teori sastra) untuk Sekolah Menengah Tingkat Atas. Surabaya: Usaha Nasional.
Daradjat, Zakiah. 1999. Perkembangan Psikologi Agama dan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta Selatan: PT Logos Wacana Ilmu.
Depdikbud. 1988. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: Rajawali Pers.
Endraswara, S. 2008. Metodologi Penelitian Sastra : Epistermologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta Press.
Esten, Mursal. 1978. Kesusasteraan : Pengantar Teori dan Sejarah. Bandung : Angkasa.
Hurlock, Elizabeth. 1999. Perkembangan Anak jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Marchena, P.E. 2004. Quality time in dual earner families. The Emory Center for Myth and Ritual in American Life. Dipetik 28 Agustus 2012, dari http://www.marial.emory.edu/pdfs/MarchenaWorkingPaper37.pdf.
Markum. An. 1999. Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta : Fakultas Kedokteran UI.
Minderop, Albertine. 2010. Psikologi Sastra: Karya Sastra, Metode, Teori, dan Contoh Kasus. Jakarta: Obor.
Misbakhuddin, A. 2013. Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Pendidikan Tata Niaga, 1(April). Retrieved from http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jptn/article/view/3695/6272.
Mussen, P.H., Conger, J.J., Kagan, J., & Huston, C.A. 1994. Perkembangan dan Kepribadian anak. Jakarta: Penerbit Arcan.
Natassa, Ika & Prakasa, Ernest. 2018. Susah Sinyal. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Price, J. 2008. Parent-child quality time (does birth order matter?). Journal of Human Resources, 43 (1), 240-265.
Rahmat, Jalaludin. 2007. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Ratna, N.K. 2012. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Saryono. 2009. Pengantar Apresiasi Sastra. Malang: Universitas Negeri Malang.
Semi, M. Atar. 1988. Anatomi Sastra. Padang: Angkasa Raya.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
