MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM KEGIATAN MEMBILANG DENGAN METODE BERMAIN MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK TAQIFA BANGKINANG
Keywords:
adat istiadat, Suku Hutan dan Desa Kembung LuarAbstract
Kajian ini adalah studi kasus berupa kajian antropologi-sosiologi tentang adat istiadat yang ada dan berlaku dalam masyarakat suku hutan di Desa Kembung Luar Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Lebih mendalam kajian ingin melihat, apakah adat-istiadat tersebut masih lagi dijalankan oleh masyarakat suku Hutan secara utuh turun temurun ataukah adat-istiadat tersebut sudah mengalami perubahan-perubahan atau mungkin sudah hilang sama sekali. Perubahan sosial budaya pasti akan terjadi pada setiap kelompok etnik dan hal itu terjadi pada suku hutan di kawasan kajian. Namun demikian, yang menjadi penyebab perubahan tersebut lebih banyak disebabkan karena terjadinya perubahan sistem pemerintahan, faktor ekonomi dan sosial budaya yang akhirnya akan menyebabkan terjadinya perubahan dalam sistem kemasyarakatan, kekerabatan dan perkawinan dalam adat istiadat suku hutan.
Downloads
References
Minahasa, Penerbit Bhratara, Jakarta.
Ardjo, 1973, Antropologi Indonesia, Penerbit
Pradnya Paramita, Jakarta.
Badan Kesejahteraan Sosial, 2005, Profil
Komunitas Adat Terpencil, Penerbit
Pemerintah Propinsi Riau, Pekanbaru.
Dwi Narwoko, J dan Bagong Suyanto, 2004,
Sosiologi Teks Pengantar dan
Terapan,Penerbit Kencana Prenada
Media, Jakarta.
Hasan Sadily, 1958, Sosiologi untuk
Masyarakat Indonesia, Penerbit PT.
Pembangunan, Jakarta.
Hegel GWF, 2002, Terj. Cuk Ananta Wijaya,
Filsafat Sejarah, Penerbit Pustaka
Pelajar,Yogjakarta.
Herdi Salioso, 2007, Kelompok Etnik, Penerbit
UNRI Pers, Pekanbaru.
___________, 2007, Suku Hutan di Tengah
Hiruk Pikuk Pembangunan, Yayasan
AKRAB, Pekanbaru.
Ismail Hamid, 1991, Masyarakat dan Budaya
Melayu, Penerbit DBP, Kuala Lumpur.
Karel J. Veeger, 1993, Pengantar Sosiologi,
Penerbit Gramedia, Jakarta.
Kartasapoetra, G, 1982, Teori Sosiologi,
Penerbit Amrico, Bandung.
Koentjaraningrat, 1990, Pengantar Ilmu
Antropologi, Penerbit Rineka Cipta,
Jakarta.
Laurent Widyasusanto, dkk, 1996, Panduan
Belajar Antropologi, Penerbit
Pradnya Paramita, Jakarta.
Meyer, M, 2001, Between theory, method and
politics; positioning of the Appoaches
to CDA.In R. Wodak, & M. Meyer,
Methods of Critical Disourse Analysis
(pp. 14-310. London: Sage Publication.
Mokhtar Md. Dom, 1977, Adat Perpatih dan
Adat-Istiadat Masyarakat Malaysia,
Penerbit Federal Publication, Kuala Lumpur.
Nordin Selat, 1976, Sistem Sosial Adat
Perpatih, Penerbit Utusan Melayu,
Kuala Lumpur.
Nur Syam, 2007, Mazhab-Mazhab
Antropologi, Penerbit LKIS,
Yogjakarta.
